29/07/17

Pentingnya Konten dalam Strategi Pemasaran di Social Media

strategi membuat konten

Ada yang bilang konten adalah raja. Ada benarnya juga karena keberadaan media sosial bagi bisnis seperti gambar pohon di atas.

Ketika kita membuat sebuah channel di media sosial untuk bisnis sama halnya dengan menanam sebuah pohon. Pohon tersebut tidak akan tumbuh besar dan memberikan manfaat jika tidak ada konten sebagai pupuknya.

Ketika pohon kita tumbuh besar dan rindang, akan menarik banyak orang untuk duduk berteduh dibawah menikmati hari, bahkan menarik burung-burung untuk bersarang.

Konten dan media sosial memang memiliki hubungan yang erat. Namun bagi saya konten yang TEPAT lah yang menjadi raja. Media sosial kita akan tumbuh besar sesuai tujuan bisnis ketika dipupuk dengan konten yang tepat, sesuai dengan target market dan persona bisnis kita. Tanpa konten yang berkualitas dan bagus media sosial kita tidak akan berarti.

Pada sesi sebelumnya kita sudah membahas tentang menentukan tujuan dan persona bisnis sebelum kita memulai pemasaran di media sosial. Informasi yang kita miliki dari tujuan dan persona bisnis tersebut akan membantu kita membuat strategi konten yang akan kita gunakan untuk pemasaran di media sosial. Sebelum itu ada 3 komponen utama dalam strategi pemasaran di media sosial:
  1. Jenis dan bentuk konten
  2. Waktu posting / publikasi
  3. Frekuensi posting / publikasi

Jenis dan Bentuk Konten

Ada berbagai bentuk konten yang dapat kita jadikan sebagai bahan pemasaran di media sosial. Bentuk konten dapat berupa text, artikel, gambar, infografik, dan video. Sementara itu jenis konten dapat berupa:

1. Informatif
Konten ini lebih pada menginformasikan sesuatu pada pembaca / user tentang sebuah hal, bisa berupa fakta, berita, atau produk.

2. Persuasif
Konten yang satu ini lebih bersifat mengajak pembaca / user, bisa juga mempengaruhi pembaca, mengubah pandangan untuk melakukan sesuatu. Konten seperti ini biasanya digunakan untuk menarik pembaca melakukan tindakan seperti share, klik link, atau pendaftaran.

3. Edukatif
Konten jenis ini lebih memberika pemahaman pada pembaca / user akan sesuatu hal.

4. Solutif
Konten ini termasuk yang terbaik karena bersifat memberikan solusi terhadap suatu masalah yang dihadapi pelanggan. Baiknya menggunakan konten jenis ini untuk menarik pembaca menggunakan produk / layanan bisnis kita.
Jenis dan bentuk konten apa yang tepat kita gunakan? Strategi konten kita harus merujuk pada tujuan dan persona bisnis yang sudah kita tentukan pada langkah pertama

Misal pada kasus ini kita memiliki tujuan untuk memperkenalkan bisnis kita (awareness) pada pelanggan. Lalu kita memiliki target market para millennials dengan rentang usia 20 - 27 tahun yang aktif sekali bermain Instagram dan Facebook.

Maka, jenis konten yang tepat untuk kita gunakan adalah yang bersifat persuasif dan informatif karena kita akan memperkenalkan Coffee Shop kita sekaligus mengajak mereka untuk berkunjung dan mencoba.

Sebaiknya kita menyajikan konten dalam bentuk gambar dan video dalam porsi yang lebih banyak karena sosial media utama yang akan digunakan adalah Instagram dan Facebook. Bentuk konten lainnya bisa berupa artikel yang solutif terkait masalah yang biasa dihadapi millennials ketika menghabiskan waktu saat weekend / waktu luang mereka.
Buatlah perencanaan konten apa saja yang akan digunakan, seperti 3 video, 10 gambar, dan 25 artikel. Serta, tentukan jadwal publikasinya.

 Waktu yang Tepat untuk Posting

Setelah kita menentukan konten yang tepat untuk strategi pemasaran, selanjutnya menentukan waktu yang tepat untuk publikasi / posting konten tersebut di media sosial.

Beberapa studi menyebutkan waktu yang tepat untuk posting di media sosial adalah:
  1. Sabtu dan minggu pada pukul 12 - 1 Siang
  2. Kamis dan Jumat pada pukul 1 - 4 Siang
  3. Rabu pada pukul 3 siang

Ada juga waktu dimana jumlah share dan klik lebih tinggi yaitu:
  1. Pukul 1 siang
  2. Pukul 3 sore
  3. Pukul 9 pagi

Ada beberapa cara untuk menentukan waktu yang tepat untuk kita melakukan publikasi di sosial media.

1. Merujuk pada target market dan persona
Kita dapat melihat / meneliti dari target market dan persona bisnis kita. Misal dari kebiasaan harian mereka. Pukul 12 - 1 siang adalah jadwal jam makan siang saat hari kerja. Rata-rata mereka menggunakan gadget mereka dan mengakses media sosial sambil makan siang. Atau saat diakhir pekan khususnya harus Jumat rata-rata mereka mencari tempat yang asik untuk habiskan weekend. Bisa seperti itu, atau.

2. Merujuk pada media sosial yang kita gunakan
Jika kita menggunakan Facebook Page atau Twitter yang sudah berjalan dalam waktu tertentu, pada laman analisis kita dapat melihat kapan waktu dimana terjadi interaksi dengan mereka paling banyak. Kita bisa menggunakan waktu tersebut sebagai strategi dalam pemasaran nantinya.

Frekuensi Posting yang Tepat

Frekuensi posting maksudnya adalah seberapa sering kita akan posting konten di media sosial. 1 konten per hari atau kah 5 posting per hari?

Ada beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan dalam menentukan frekuensi tersebut.

1. Merujuk pada Tujuan
Jika kita merupakan bisnis yang baru terjun ke media sosial, yang memiliki tujuan untuk memperkenalkan bisnis kita, ada baiknya frekuensi posting per hari 2 - 5 konten untuk beberapa jangka waktu pertama. Mengingat tujuan kita adalah memperkenalkan bisnis kita, aneh jika ketika orang berkunjung ke media sosial kita lalu menemukan sedikit sekali konten yang kita punya.

2. Sesuai dengan Waktu yang Tepat untuk posting
Kita juga bisa menyesuaikan dengan waktu terbaik untuk posting seperti 3 kali dalam sehari: pukul 9 pagi, jam 12 siang, dan pukul 3 sore.

Catatan penting!
Jika kita sudah memiliki asset media sosial yang sudah berjalan dalam waktu lama, 1 posting per hari sudah cukup. Cukup dengan meningkatkan interaksi di media sosial tersebut karena tentunya kita sudah memiliki jumlah user tertentu. Jika tidak terjadi interaksi yang sesuai harapan, atau jumlah interaksi terlalu sedikit, menambah postingan baru tidak ada salahnya.

Demikianlah penjelasan singkat tentang strategi konten untuk pemasaran di media sosial. Diharapkan ketika Anda ingin melakukan pemasaran di media sosial Anda sudah memiliki daftar konten yang akan akan publikasikan berserta waktu dan jangka waktu nya.

Related Posts

Pentingnya Konten dalam Strategi Pemasaran di Social Media
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.