01/03/20

10 Startup Indonesia yang Sukses di Kancah Internasional

startup indonesia yang sukses

Industri startup di Indonesia menunjukkan perkembangan pesat. Bahkan, persaingan dalam negeri sudah mengalami situasi dan kondisi yang kompetitif. Dengan perkembangan dan situasi tersebut, Indonesia melahirkan beberapa startup yang sukses di internasional.

Startup tersebut membanggakan kita sebagai rakyat Indonesia. Bagi Anda pelaku startup, juga bercita-cita ingin sukses secara global, tidak ada salahnya untuk mengikuti jejak langkah startup-startup tersebut. Ini dia 10 startup yang sukses di internasional.

1.Kaskus

Milenial pasti tidak asing dengan nama situs ini. Kaskus merupakan singkatan dari kasak kusuk. Situs forum diskusi ini didirikan oleh tiga orang yaitu Andre Darwis, Ronald dan Budi pada 6 Novembe 1999.

Awalnya, situs ini merupakan forum diskusi mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri. Namun, semakin berkembangnya era internet, forum ini meluas ke seluruh Indonesia. Di dalam website ini membahas diskusi apa saja, seperti politik, bisnis, wisata dan lain-lain.

Kaskus telah sukses mendapatkan penghargaan, diantaranya: The Best Marketing Driving Company, The Best Innovation in Marketing yang diberikan oleh Marketing Magazine serta The Greatest Brand of the Decade tahun 2009-2010 oleh Mark Plus Inc.

2.Tokopedia

Tak heran jika Tokopedia sukses di pasar internasional, Tokopedia merupakan salah satu startup unicorn atau startup yang memiliki valuasi di atas US1 miliar. Saat ini, Tokopedia merupakan salah satu raja dari platform jual beli online di Indonesia. Startup ini juga mendapatkan dana dari investor luar negeri,

Tokopedia berhasil meraih penghargaan Marketeers of the year pada acara Markplus Conference 2015 yang digelar oleh Markplus Inc. Pada 2016 lalu, tokopedia terpilih sebagai Best Company in Consumer Industry Digital Economy Award 2016. Tidak hanya penghargaan, tokopedia juga berhasil mendapatkan pendanaan dari berbagai perusahaan multinasional.

3.GoJek

Nama startup ini tidak asing juga kan? Gojek juga merupakan salah satu startup di Indonesia yang berkategori Unicorn. Startup ini didirikan oleh Nadiem Makarim. Awalnya, Gojek hanya menyediakan jasa transportasi antar jemput dengen sepeda motor. Kemudian, memperluas pasarnya dengan jasa antar jemput dengan mobil. Sekarang, Gojek juga menghadirkan layanan jasa antar makanan dan barang.

Baru-baru ini, pihak direksi menyatakan Gojek akan buka di beberapa negara di Asia Tenggara. Go-Jek berhasil menjadi salah satu startup yang diboyong presiden ke Silicon Valley. Selain itu, Go Jek juga berhasil menerima penghargaan “Asean of The Year” dari The Strait Times.

4.Kakatu

Kakatu adalah aplikasi yang mengawasi, membatasi dan menyeleksi anak 10-19 tahun dalam mengakses konten-konten di internet. Aplikasi ini didirikan oleh Roby Tanzil Ganepi. Dia menyadari bahwa perkembangan dunia internet semakin pesat dan semakin mudah dijangkau, sekalipun oleh anak-anak.

Kakatu telah berhasil bekerjasama dengan Samsung Galaxy Tab 3V dan berhasil memenangkan penghargaan Bubu Awards v.09 sebagai startup terbaik.

5.e-Fishery

E-fishery adalah startup yang bisa memberikan makan ikan secara otomatis. Awalnya startup ini berasal dari bisnis peternakan ikan lele. Startup ini dinilai bisa membantu industri peternakan di Indonesia. Gibran Chuzaefah Amsi El Farizy adalah orang dibalik suksesnya startup ini. 

E-Fishery telah berhasil memenangkan juara 1 GITR (Get In The Ring) Internasional dalam program Global Entrepreneurship Week yang bekerjasama degan Kauffman Foundation di Rotterdam, Belanda pada 2015 lalu.

6.Kitabisa

Kitabisa.com adalah Startup penggalangan dana untuk korban bencana, korban penderita penyakit yang tidak punya uang, zakat dan lain-lain. Siapapun bisa menggunakan startup ini untuk menggalang dana amal untuk orang yang membutuhkan.

Pada 2016 lalu, kitabisa.com berhasil masuk dalam 15 besar startup Istanbul 2016 yang diadakan di Turki.

7.Cubeacon

Cubeacon memanfaatkan sinyal bluetooth untuk memasarkan produk saat orang lewat di depan toko. Ini membantu pedagang atau pemilik pusat perbelanjaan untuk berpromosi.

Cubeacon telah berhasil meraih juara pertama dalam ASEAN ICT Awards 2016 serta telah memproduksi 2500 unit box Cubeacon untuk pangsa pasar global.

8. 8Villages

8Villages merupakan startup di dibidang pertanian berupa jejaring sosial. Ini bertujuan untuk meningkatkan ekosistem bidang pertanian. Startup ini telah mendapatkan permodalan dari ivestor sebesar US150.000.

8vILLAGES menjadi salah satu wakil Indonesia dalam kompetisi GIST Tech-I “Go-to-Market”. Aplikasi ni juga trmasuk dalam 8 finalis GITR pada 2014 dan 14 peserta dalam ajang Seedstar World pada 2015. 

9.Kitab

Startup ini bergerak di bidang culture and heritage dengen mengenalkan dan melestarikan wayang yang dilengkapi dengan cerita ksatria. Kitab telah berhasil menembuh pasar global seperti Amerika, Inggris dan Jerman.

10. Kurio

Kurio adalah aplikasi yang akan membantu para pembaca untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Kurio berhasil mendapatkan pendanaan dari CyberAgent Venture (CVA). Kurio bekerjasama dengan sartphone Polytron untuk menjadikan pre aplikasi di setiap smartphonenya.

Nah, dari 10 startup di atas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa startup yang sukses di internasional memiliki nilai-nilai dan bisa menjawab kebutuhan masyarakatnya. Semoga, Anda selaku pebisnis startup juga bisa mengikuti jejak mereka. (GP)

Related Posts

10 Startup Indonesia yang Sukses di Kancah Internasional
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.